Senin, 22 Mei 2017

Tanya Halaman Hitam

Tanya halaman hitam

Aku ingin seperti gitar, getaran suaranya dapat membuat orang tersenyum dan menangis.

Mencintai mu adalah bukan hal yang aku ingin kan. Iya tumbuh bagai rumput liar yang tak pernah di siram namun tetap bertahan.

Halam hitam yang tergores di kertas putih semakin sulit untuk aku berkelit karena masih ada sorotan cahaya kecil membuat hati sulit melepasnya.

Hati yang terkunci dengan ikhlas terbuka lagi, namun tetap saja ia bagai ruang kosong  sepi tak berpenghuni, Kau tau mengapa?Karena sang pembuka hati hanya datang untuk mengetuk hati tanpa ingin mendiami dan setelah itu pergi tanpa permisi.

Aku percaya hidup ini adalah design tuhan, pertemuan yang tidak kebetulan melandasi Benteng rasamu, aku harap dia mengerti dengan sikapmu, Siapa yang tw isi hati seseorang, lidah mudah mengucap namun hatilah yang sebenarnya perasa, hati yang tak mudah di sentuh dan rasa yang sulit rapuh.
Tuhan tolong catatkan pada relung hatinya dia ingin orang terakhir yang membuatnya bahagia, karena bagiku Cukup doa saja yang menjawab semua ke inginanmu.

Aku hanya seorang perasa, tanpa berani untuk mengungkapkan apa yang sedang aku rasa.
Diam bukan berarti aku tak tau banyak hal, itu karena aku sedang menyembunyi kan banyak hal.
Harusnya kau paham tanpa harus aku jelas kan, atau kau memang sengaja pura2 tak paham, . .

Aku akan berenang meski harus sampai kedasar lautan untuk mengambil mutira demi membuat orang disekitar tersenyum. Bagiku miris melihat seseorang yang tidak bergairah karena memikul beban rasa. Mungkin lewat nyanyianlah aku dapat membuatnya sedikit tersenyum.
Resapi dan ratapi, apa yang membuatmu bahagia bukan untuk sampai hari esok saja tapi sampai lusa dan menutup usia.

Rupanya kau pandai sekali bersembunyi dari orang yang kau cintai, .
Kau rela menjadi lilin untuk dia, dia yang hanya menginginkan terang tanpa peduli siapa yang memberi penerangan untuknya.

Bagiku perjuangan tidak menghitung untung dan rugi, aku hanya ingin seperti pohon pisang yang tak mungkin mati sebelum berbuah, aku harap rasa pisang dapat memberimu energi untuk tetap dapat hidup bukan untuk menghilangkan rasa lapar yang hanya sesaat dan datang lagi.

Dia yang telah membuat ku bahagia, namun bagaimana bila dia tidak bahagia bersama ku, , memaksanya untuk juga bahagia. ?
Ah sudah lah, aku tak sejahat itu, akan ku biarkan dia mencari yang membuatnya bahagia, .
harus terluka sekalipun aku..

Bagaimana burung bisa terbang jauh bila hanya mempunyai sayap satu?
Aku tak ingin belatung menggerogoti bekas luka sayap itu.

Tenang saja luka itu akan sembuh dengan sendirinya. Setidaknya dia masih bisa bertahan, dengan satu sayap sekalipun.

Tuhan mengirimkanmu jiwa seorang bidadari, namun dia sampai saat ini belum sadar akan hal itu, galian pasir terus saja kau gali untuk membangun istana yang megah, padahal kau melewatkan nyanyian yang begitu Indah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar